oleh

Mahasiswa KKT-126 Unsrat Diharapkan Tinggalkan Manfaat di Masyarakat

KEBIJAKANnews Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sukses melaksanakan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) angkatan 126. Penarikan telah berlangsung pada 28 April 2021.

Ratusan mahasiswa telah mengakhiri tugasnya untuk melayani masyarakat di posko masing-masing, selama hampir satu bulan. Ini tidak lepas dari binaan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Salah satu DPL yang mengawal Posko 22 di Kecamatan Tikala, Dr. Ir. James Paulus, M.Si, berharap mahasiswa mampu meninggalkan hal bermanfaat di masyarakat. Salah satunya mengajarkan mereka merintis usaha online di tengah pandemi.

Output yang diharapkan, kiranya akan ada program yang mampu menstimulasi masyarakat dalam berusaha di masa Pandemi Covid-19, menggunakan media e-commerce sederhana,” ujarnya kepada awak media, Jumat (18/6/2021).

KKT di tengah pandemi tentunya menimbulkan masalah baru bagi mahasiswa dan dosen. Tapi khusus di Posko 22 Tikala, mereka mampu mengatasinya.

“Hambatan bagi mahasiswa adalah pelaksanaan KKT secara daring sendiri. Sehingga memerlukan koordinasi dan pengawasan yang optimal dari DPL dalam pemanfaatan waktu. Bagi DPL sendiri, yaitu perlu dedikasi yang kuat untuk melaksanakan KKT daring ini,” ungkapnya.

“Untuk mengatasi hal-hal tersebut, salah satu caranya dengan menjadikan mahasiswa seperti anak sendiri. Kita memperhatikan mereka dengan penuh hati, tidak memperlakukan mahasiswa sebagaimana ‘mahasiswa’ pada umumnya, tapi lihatlah mereka sebagai sahabat. Sehingga terbentuk kerjasama yang baik,” tambah James.

Ia menilai keberhasilan Unsrat dalam melaksanakan KKT dari tahun ke tahun, karena sumber dayanya memiliki dedikasi dan motivasi kerja yang tinggi. Ini sebagaimana prinsip Tri Dharma perguruan tinggi.

“Unsrat selalu berupaya melaksanakan Tri Dharma di masyarakat. Motivasi kita adalah kerja, kerja, dan kerja keras. Dedikasi, motivasi, dan semangat selalu menjadi dasar kesuksesan kita,” tandas James. (AP)