oleh

PDIP Puncaki Survei Elektabilitas Partai Mei 2021

KEBIJAKANnews Jika Pemilihan Umum (Pemilu) serentak digelar hari ini, maka Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipastikan menjadi jawara kontestasi.

Ini mengacu pada survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), yang dilakukan bulan Mei 2021 dan dirilis baru-baru ini. Mereka mengukur elektabilitas partai politik di tingkat nasional.

“Pada survei terakhir, PDIP dipilih 25,9%. Kalau dilihat dari tren survei sebelum pemilu sejak 2014, survei merekam PDIP selalu di atas perolehan hasil pemilu,” tutur Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad saat rilis survei secara daring, Minggu (13/6/2021).

Persentase partai lain juga dijabarkan SMRC. “Posisi runner up ditempati Partai Gerindra di angka 10,9 persen. Hanya beda tipis dari Golkar yang berada di posisi keempat 10,7 persen. Keduanya bersaing ketat di survei terakhir ini (Mei 2021, red),” lugas Saidiman kepada awak media.

“Di papan tengah ada PKB dengan elektabilitas 9,7 persen. Demokrat 6,6 persen, hingga PKS 4,6 persen. Tiga partai ini cenderung stabil, namun Demokrat mengalami sedikit penurunan dari 7,5 persen pada survei Maret 2021. Serta PKS turun dari 5,2 persen dibanding survei sebelumnya,” tambahnya.

Adapun beberapa partai di dalam parlemen yang menempati klasemen di bawah adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“NasDem, PAN, dan PPP cenderung tidak stabil dan tidak aman dari kursinya kini di DPR RI. Sebab, tiga partai ini di bawah ambang batas empat persen. NasDem 3,7 persen, PPP 2,6 persen, PAN 1,8 persen,” lanjut Saidiman.

“Sementara partai di luar parlemen berada di bawah 1 persen, paling tinggi Perindo dengan elektabilitas 1 persen. Responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 20,2 persen,” bebernya.

Diketahui, metode survei yang digunakan SMRC adalah Multistage Random Sampling. Jumlah respondennya 1220. Margin of errornya sebesar 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei nasional ini dilakukan melalui wawancara lapangan pada periode 21-28 Mei 2021. (RE)