oleh

Dr Pitoyo Akan Tingkatkan Peran-Sinergitas IDIK Unpad di Masyarakat

KEBIJAKANnewsIkatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) Universitas Padjadjaran (Unpad) memiliki nahkoda baru. Dr. Pitoyo, M.IKom, terpilih sebagai ketua umum periode 2021-2023, dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang diadakan Sabtu (20/2/2021).

Di bawah kepemimpinan Pitoyo, ia bertekad menjadikan IDIK sebagai mitra pemerintah yang strategis, dan menciptakan komunikasi yang sehat di tengah masyarakat. Peran IDIK di era ‘banjir’ informasi sangat dibutuhkan.

“IDIK ini punya peran penting untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga bisnis profesional, dalam hal komunikasi yang sehat untuk bangsa ini,” ucapnya, menyadur Tribun Jabar.

“Tantangan IDIK adalah membangun komunikasi yang sehat bersama dengan pemerintah dan lembaga bisnis profesional, agar masyarakat tidak hanyut dalam komunikasi yang kurang sehat,” tambah Pitoyo.

Ini disambut baik Dr. Melky Kumat, M.Si, yang merupakan pengurus pusat dan salah satu pendiri IDIK. Ia menilai, kredibilitas dan kompetensi Pitoyo tidak perlu diragukan lagi dalam memimpin IDIK.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Dr. Pitoyo, IDIK akan menjadi lebih besar dan mampu jadi mitra pemerintah yang strategis. IDIK juga bisa berperan lebih di tengah masyarakat, sebagai pemberi solusi di era disinformasi dan misinformasi saat ini,” ulasnya.

“Basic keilmuan Dr. Pitoyo sebagai akademisi sekaligus praktisi, membuat hal-hal tersebut mampu dicapai IDIK kedepannya. Kita tunggu saja realisasinya. Selamat memimpin IDIK Pak Pitoyo,” tandas Pendiri Lembaga Research and Consulting Komunikan Indonesia itu.

Mubes IDIK berlangsung secara virtual. Sebelumnya ada empat kandidat yang mencalonkan diri sebagai ketua umum. Mereka adalah Dr. H. Rd. Eka Yusuf, M.I.Kom; Dr. Eki Baihaki, M.Si; Dr. Hadiwiya; dan Dr. Pitoyo, M.IKom, sendiri.

Keempat kandidat merupakan hasil seleksi dari 300an nama, yang merupakan para akademisi strata 3 di Unpad. Hasil akhirnya membawa Pitoyo sebagai pemenang, dengan perolehan 27 suara. Sisanya, Dr. H. Rd. Eka Yusuf, M.I.Kom, meraup 13 suara; Dr. Eki Baihaki, M.Si, 10 suara; dan Dr. Hadiwiya 7 suara.

Mubes IDIK dirangkaikan dengan seminar internasional, bertemakan ‘Peran Komunikasi dalam Indonesia Emas.’ Pematerinya terdiri dari Duta Besar Indonesia di Singapura, Suryopratomo; Kepala BNP, Komjen Pol. Boy Rafli Amar; dan  Direktur Pemberitaan Media Grup, Usman Kasong. Kegiatan dimoderatori oleh Dr. Hafizni.

Selain memilih pemimpin baru, Mubes juga beragendakan penyusunan program, untuk kepentingan keilmuan dan profesionalitas dari para Doktor Komunikasi. (Red)