oleh

JAK ‘Hilang’ dari Paripurna DPRD Sulut

KEBIJAKANnews Ada yang janggal di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, dengan agenda “Mendengarkan Pidato Gubernur Sulut” periode 2021-2024, Rabu (17/2/2021).

Sosok James Arthur Kojongian (JAK) tidak nampak lagi di gambar dan vidio ucapan selamat DPRD Sulut, atas pelantikan ODSK. Hanya tersisa Fransiscus Andy Silangen selaku ketua dewan, serta dua wakilnya; Victor Mailangkay dan Billy Lombok.

Diketahui, Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut telah “mengetuk palu” soal nasib JAK di gedung cengkeh. JAK telah direkomendasikan dipecat dari wakil ketua dewan, sekaligus posisinya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara, Selasa (16/2) kemarin.

Ini buah dari skandal vidio perselingkuhan JAK, yang viral beberapa pekan lalu. Apalagi di vidio itu, JAK dinilai telah melanggar sumpah dan janjinya sebagai legislator. Pelanggaran etika dan moral yang dipertontonkan JAK, berpotensi mengakhiri karirnya sebagai anggota dewan.

Namun demikian, ketiadaan JAK dalam gambar/vidio ucapan selamat itu dipertanyakan sejumlah pihak yang menghadiri paripurna. Pasalnya, hasil rekomendasi yang dikeluarkan BK DPRD masih harus menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk resmi mencabut jabatan wakil ketua dewan JAK.

JAK sendiri tidak terlihat batang hidungnya dalam paripurna. Informasi selengkapnya masih ditelurusi awak media.

Peliput: Rezky Kumaat