oleh

GMIM Kinamang Mapanget Jadi Jemaat Mandiri ke 1011

KEBIJAKANnews – Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Kinamang Mapanget, Wilayah Mapanget Dua merasakan sukacita berlimpah di tanggal 25 Desember 2020.

Sebab, gereja mereka telah diresmikan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM sebagai jemaat mandiri ke 1011. Ini sekaligus dengan penerimaan Pendeta Serly Dame, M.Th, sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ).

Peresmian dilakukan Sekretaris Umum BPMS GMIM, Pdt. Dr. Evert A.A. Tangel, S.Th, M.Pd.K. “Hari ini banyak sukacita yang dirasakan kita semua. Bukan hanya karena hari Natal, tetapi juga karena jemaat ini resmi ditetapkan sebagai jemaat mandiri ke 1011,” ucapnya di tengah khotbah.

Berdasarkan tema perenungan, Pdt. Tangel meninggalkan pesan tentang persatuan dan kekeluargaan. Ini diharapkan dapat terus menjaga keutuhan gereja dan kehidupan rukun para jemaat kedepannya.

“Dengan terbentuknya jemaat baru ini, agar setelah resmi ditetapkan, jangan ada bibit-bibit perpecahan dan perselisihan. Supaya tetap ada persatuan, kekeluargaan, dan sukacita berjemaat. Saya harus mengingatkan ini. Karena sebagai hamba Tuhan yang ikut menjadi bagian dari berdirinya jemaat ini, proses ini telah digumuli dengan doa dan airmata oleh semua warga jemaat,” ungkapnya.

“Jemaat mari untuk senantiasa meneladani kerendahan hati dan kehambaan Yusuf dan Maria, yang menjadi bahan bacaan dan perenungan dalam ibadah Natal dan peresmian jemaat,” tambah Sekum BPMS GMIM tersebut.

Ketua pengurus berdirinya Jemaat GMIM Kinamang, Penatua Am, Drs. Antonius Boham, M.Si, menyahuti pesan itu. Dengan iman, ia memastikan jemaat akan selalu berupaya menjaga kerukunan, dalam segala aktivitas pelayanan dan berkehidupan sehari-hari.

“Seterusnya jemaat akan terus bersatu bersama dalam keberagaman. Juga bersatu dalam sukacita untuk beribadah dan melayani. Serta menopang seluruh pelayanan dan keperluan ketua jemaat. Semuanya  untuk kemuliaan nama Tuhan,” lugasnya.

Dengan demikian, penatua yang akrab disapa Mner Boham itu, tidak putusnya menungkapkan syukur atas hadiah terindah yang diterima Jemaat GMIM Kinamang di Natal kali ini.

“Kami semua bersyukur karena oleh kemurahan Tuhan Allah Tritunggal; Bapa, Putra dan Roh Kudus. Maka semua pergumulan dalam doa, airmata pelayan khusus, pengurus, dan jemaat dijawab hari ini,” tandasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan