oleh

APBD 2021 Diketok Terburu-buru, Kinerja Fraksi PDIP Manado ‘Melemah’

KEBIJAKANnews – Kerja-kerja legislatif Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, belakangan ini dinilai melemah. Tidak seperti kapasitas mereka biasanya.

Ini dinyatakan salah satu kader internal partai, yang tidak mau identitasnya dipublikasi awak media, Jumat (4/12/2020).

“Fraksi PDIP terkesan lemah di dewan. Mereka terlihat mengikuti arah politik dari fraksi lain,” lugasnya.

Anggapan ini didasari oleh sikap fraksi yang terkesan buru-buru, dalam menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Manado tahun 2021.

“Harusnya seperti Gerindra. Kenapa pembahasan bersama dinas-dinas terburu-buru? Sehingga hanya program dari 5 dinas dan 1 kecamatan saja yang dibahas. Lalu, dinas lain tidak dipelajari program mereka. Inikan jelas bahwa fraksi hanya mengikuti desakan fraksi lain, tanpa meneliti program yang tertuang dalam APBD,” tuturnya.

Lebih jauh, narasumber khawatir ada konspirasi antara fraksi dan Pemerintah Kota Manado, dalam proses ketuk palu APBD.

Tak tanggung-tanggung, ia minta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Manado segera memanggil seluruh anggota fraksi yang terlibat. Untuk mengklarifikasi hal tersebut.

“Jangan sampai fraksi terlibat main mata dengan eksekutif. Sehingga pembahasan APBD tidak dibahas secara teliti,” tandasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan