oleh

Kinerja Legislatifnya Dipertanyakan, Zakarias Tatukude Beri Klarifikasi

KEBIJAKANnews Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, Zakarias Tatukude, S.E, meluruskan asumsi keliru yang belakangan ini ditujukan kepadanya.

Ia dituding tidak lagi menjalankan kerja-kerja legislatif secara maksimal. Seperti jarang masuk kantor dan tidak lagi menampung aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tuminting, Bunaken, dan Bunaken Kepulauan.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini saya tetap masuk kantor, meskipun waktunya tidak seperti hari-hari sebelumnya. Sebab, sekarang masih dalam masa pandemi Covid-19. Jadi waktu masuk kantor pendek,” lugas Ko Sun (panggilan akrab).

“Semenjak Covid-19, kami memang dianjurkan bekerja dari rumah. Atau istilah kerennya Work From Home (WHF, red). Tetapi, bukan berarti tidak melakukan aktivitas apa-apa,” tambah Sekretaris Komisi 4 DPRD Manado itu.

Selama berada di kantor pun, hampir tidak pernah ada konstituen yang datang mengadu kepada Ko Sun. Ini alasannya sering tidak berlama-lama di gedung rakyat itu.

“Memang selama berada di gedung rakyat, saya jarang sekali ada yang datang membawa keluhan. Jadi begitu tak ada lagi yang harus dilakukan, langsung pulang,” jelasnya.

Perihal klarifikasi ini, Ko Sun tidak ingin mencari pembenaran. Ia justru ingin menjawab kritik dari Ketua Laskar Manguni Indonesia (LMI) Kecamatan Bunaken dan Bunaken Kepulauan, Nixon Panontongan, yang disuarakan melalui pemberitaan di media Komentar.co.id, Jumat (27/11/2020).

“Saya bukannya anti kritik. Justru apa yang disampaikan Nixon Panontongan membuat saya bingung, karena dituding tidak lagi membawa aspirasi masyarakat dan jarang masuk kantor,” jawabnya.

“Saya tidak terima nama baik saya dicemari. Saya akan tempuh jalur hukum. Saya sendiri tidak mendapat konfirmasi oleh media yang memuat berita tudingan itu,” tandas Ko Sun. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan