oleh

AARS Himbau Pendukungnya Tidak Ikut Sebar Hoax Paslon Lain

KEBIJAKANnews – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado nomor urut 1, Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS) acapkali menjadi sasaran kampanye negatif dan kampanye hitam, di tengah kontestasi Pilkada 2020.

Ini marak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, baik di ranah publik maupun media sosial. Namun begitu, AARS tetap menjunjung tinggi etika politik santun. Keduanya ingin teladan ini diikuti para pendukung.

Di antaranya dengan tidak membalas kelakuan tidak terpuji itu. Seperti ikut mengedarkan isu hoax dan menjelekan pribadi Paslon lain. Keduanya ingin para relawan menyibukkan diri dengan membantu mensosialisasikan visi, misi, dan program AARS di tengah masyarakat.

“Memang benar kita banyak sekali diserang dengan segala isu tidak sedap. Tapi, fokuslah kita untuk menawarkan program. Kalau mereka melempar isu hoax, kita klarifikasi dengan baik-baik. Tak perlu membalas. Kita berusaha untuk tawarkan program yang baik untuk masyarakat. Yang mau jadi itu Tuhan sudah atur,” kata Andrei Angouw.

Menurut mantan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini, apalagi program yang ditawarkan oleh pasangan Andrei-Richard sangat realistis tidak menjual khayalan yang esensinya sebenarnya tidak bisa dilakukan. Kata Andrei, program yang ditawarkan sudah lewat kajian dan pasti bisa dilaksanakan jika memang terpilih pada Pilkada Manado.

Konsep Politik dalam pengertian yang positif itu sangat baik. Pengambilan keputusan yang tepat akan membuat lebih sejahtera dan dapat menikmati hak mereka. Inilah yang kita ingin capai. Untuk itu, mari kita fokus bekerja dan memenangkan hati rakyat dengan cara-cara yang baik,” kata Andrei.

Andrei yang rajin melakukan konsolidasi dengan masyarakat ini, juga mengingatkan betapa pentingnya sinergitas pemerintahan dari pusat hingga daerah, termasuk di Kota Manado. Dikatakannya, manfaat untuk Kota Manado akan benar-benar terasa jika sinergitas yang terjalin juga baik.

“Kalau torang bersinergi, dampaknya akan sangat baik dan terasa bagi kota Manado. Bantuan pasti mengalir terus dan imbasnya pembangunan serta perputaran perekonomian akan berjalan baik. APBD Manado itu kecil jadi kalau tidak ditunjang pemerintah pusat dan provinsi yah pasti akan jalan di tempat,” kata Andrei kembali. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan