oleh

Syarifudin Sa’afa: Kemiskinan dan Pengangguran di Manado Terus Bertambah

KEBIJAKANnews Calon wakil wali kota Syarifudin Sa’afa,mengkritisi semakin tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran di Manado dalam kurun beberapa tahun terakhir ini.

“Dalam data BPS 2019 yang menjadi dasar KUA PPAS sangat jelas termuat disana sorotan publik, kemiskinan semakin bertambah, karena saat ini mencapai 5,51 % dengan jumlah 2.300 KK,” kata Saafa, saat debat publik pertama yang digelar KPU Manado, Selasa (10/11/2020).

Merujuk Data BPS Kota Manado Dalam Angka 2020, sangat jelas tergambarkan, tingkat kemiskinan di Manado tidak pernah beranjak dari sekitaran level 5 % sejak tahun 2015.

Bahkan, dalam rentang dua tahun terakhir, kemiskinan di Manado terus mengalami peningkatan, dari 5.38 % pada tahun 2018, meningkat menjadi 5.51 % pada tahun 2019.

Dari tingkat kemiskinan 5.51 % tahun 2019, data BPS juga menunjukkan tingkat Kedalaman Kemiskinan di Manado berada pada indeks 0.89, sedangkan Keparahan Kemiskinan berada pada indeks 0.20. Meningkat dalam rentang beberapa tahun terkahir.

Dalam debat tersebut, Sa’afa juga turut menyentil permasalahan tingkat pengangguran di Manado, yang¬† angkanya dari tahun ke tahun semakin tinggi.

“Pengangguran cukup tinggi, Manado menempati posisi pertama di Provinsi Sulut, pengangguran terbuka mencapai 10,6 persen dimana dari tahun ke tahun, bukan menurun tapi mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Berdasarkan Data BPS Kota Manado Dalam Angka 2020, Manado memiliki pengangguran terbuka berjumlah 21.928, dengan rincian laki-laki 12.895, dan perempuan 9.033. (Rei)

Komentar

Tinggalkan Balasan