oleh

Hizkia Sembel, Penerus Johannes Leimena dari Sulut

KEBIJAKANnews Perhelatan Kongres GMKI XXXVII yang rencananya akan di laksanakan di Kota Injil Manokwari Papua Barat semakin dekat. Salah satu agenda penting dalam Kongres yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir bulan November 2020 ini yaitu akan memilih kepengurusan yang baru dalam Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia atau dikenal dengan GMKI yang berdiri sejak 09 Februari 1950.

Salah satu figur yang digadang-gadang layak, mapan dan tepat untuk dapat melanjutkan tongkat estafet kepengurusan organisasi kemahasiswaan Kristen terbesar di Indonesia ini berasal dari Provinsi Sulawesi Utara yaitu drg. Hizkia R. Sembel, M.Kes.

Hizkia lahir dan besar di salah satu desa yang ada di Kabupaten Minahasa yaitu tepatnya di Langowan pada tanggal 21 Februari tahun 1990. Lahir dan tumbuh dalam keluarga yang sederhana, ayahnya sebagai seorang petani dan buruh bangunan, ibunya sebagai abdi negara (PNS) membuat Hizkia tumbuh menjadi anak yang disiplin, mandiri, komitmen dan bertanggung jawab. Hingga akhirnya anak Desa ini dalam perjuangan kemandiriannya mampu menyelesaikan pendidikan Profesi Dokter dan Magister di Universitas Sam Ratulangi Manado.

Dalam percakapan bersama beberapa senior member’s GMKI dan beberapa Badan Pengurus Cabang GMKI yang ada di Sulawesi Utara ini mendorong Hizkia Sembel untuk berjuang mengambil tanggung jawab pelayanan sebagai Ketua Umum GMKI masa bakti 2020-2022. Kepiawaian, konsep serta gagasan dari Dokter Hizkia Sembel memimpin GMKI mengingatkan kami kepada sosok Dokter Johanes Leimena yang paripurna dan merupakan Pendiri GMKI di tahun 1950. Roh GMKI di tahun 1950 harus kita kibarkan dan kobarkan pada GMKI Se Tanah Air di masa-masa dan kondisi saat ini.

Hizkia dikenal aktif dalam berbagai organisasi internal maupun eksternal Kampus selama duduk dalam bangku kuliah di Universitas Sam Ratulangi. Organisasi Internal yang pernah dia ikuti yaitu menjadi pengurus Medical Prayer Fellowship, pengurus Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Aesculap Fakultas Kedokteran Unsrat, hingga sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa di tingkat Fakultas dan Universitas serta aliansi BEM PT Se-Indonesia.

Awal karir Hizkia di GMKI yaitu dimulai pada tahun 2010 sebagai Wakil Ketua Komisariat Aesculap GMKI Cabang Manado, pada tahun 2011 terpilih sebagai Ketua Komisariat Aesculap GMKI Cabang Manado dan tahun 2011 pula menjadi Ketua Panitia Pelaksana Latihan Kader Level I dan Baksos GMKI Cabang Manado.

Pada tahun 2011 hingga 2012 Lulus sebagai peserta Latihan Kader Level I sampai Level III di GMKI Cabang Manado. Setelah itu pada tahun 2012 masuk dalam PAW BPC GMKI Manado sebagai Sekfung Kerohanian BPC GMKI Manado. Pada tahun 2013 dipercayakan sebagai Ketua Bidang Organisasi BPC GMKI Manado, tahun 2014 dipercayakan sebagai Majelis Ketua dalam Kongres XXXIV GMKI di Pontianak, tahun 2014-2015 dipercayakan sebagai Pejabat Sekretaris BPC GMKI Manado.

Pada masa bakti 2015-2017 dipercayakan sebagai Ketua Cabang GMKI Manado. Kepiawaian Hizkia Sembel ketika menjadi Ketua Cabang GMKI Manado dibuktikan dengan berbagai terobosan kegiatan dan program yang dilakukan dalam Cabang Manado. Pada masanya dikenal “Rabu GMKI” yaitu setiap hari Rabu malam wajib ada kegiatan penelaahan Alkitab (PA) atau ibadah kreatif atau ibadah cabang di Student Center GMKI Manado.

Selain itu berbagai kegiatan dan program lain seperti FGD Tematik, membuat Desa Binaan GMKI Manado, Pelatihan Kader tingkat I dan II sesuai format PDSPK, Pencanangan Hutan Kota di lahan student center GMKI Manado, menginisiasi dan melaksanakan Perayaan Paskah Pemuda dan Mahasiswa se-Sulut, melaksanakan Lomba Festival Band Rohani Mahasiswa se-Sulawesi Utara, melaksanakan Lomba Futsal untuk Mahasiswa se-Sulut, melaksanakan Pelatihan Penanganan Kedaruratan Medik untuk kader GMKI, Pelatihan makeup untuk Kader perempuan GMKI, Menginisiasi program Mahasiswa Badonor darah bersama 7 BEM PT Se-Sulut, melaksanakan program Mountaineering Pray di Gunung Lokon Tomohon Sulut, Kunjungan di Rumah Senior waktu menjelang Natal, sebagai tuan rumah Global Christian Youth Conference, bakti sosial, pengobatan gratis serta berbagai program dan lembaga bentukan yang dibentuk.

Pada tahun 2018 Hizkia Sembel dipercayakan sebagai Koordinator Wilayah X (Sulut-Go) Pengurus Pusat GMKI masa bakti 2018-2020. Dalam 2 tahun masa bakti ini, Wilayah X ketambahan 2 cabang baru yaitu GMKI Cabang Tahuna yang berada di Kepulauan Sangihe, salah satu kepulauan paling utaranya Indonesia serta GMKI Cabang Gorontalo yang berada di Provinsi Gorontalo dan melengkapi kehadiran GMKI di 34 Provinsi di Indonesia.

Selain itu berbagai kegiatan Diskusi dan Seminar Kebangsaan dilakukan dalam masa bakti ini. Dalam masa Pandemi Covid-19, GMKI Wilayah X hadir dengan memberikan bantuan sembako kepada mahasiswa-mahasiswa yang tinggal di tempat kost dan tidak bisa pulang kampung yang berada di Kota Manado, Kota Bitung dan Tondano serta membuat GMKI Telemedicine yaitu Pelayanan Kesehatan Gratis berbasis online kepada masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo di masa pandemi covid-19. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan